Minggu, 24 November 2013

Me-nonaktifkan semua indra untuk yang Bukan Hak


Jika pelangi itu indah, mengapa keindahannya tidak pernah sampai ke bumi? karena bumi tidak berhak atas pelangi, jika pelangi sampai ke bumi, mungkin tidak akan pernah ada pelangi sampai saat ini, karena kemarukan manusia penduduk bumi yang akan berebut keindahan pelangi. mungkin. ya, seperti keindahanmu yang bukan hakku.

Bukankah seseorang baru dikatakan benar-benar hamba Allah yang bertaqwa jika seseorang tersebut telah diuji dan lulus dari ujiannya? ya, untuk menuju kesanan pasti ada jalan yang tidak selalu mulus, namun bagaimanapun tetap harus dijalani. terus berproses dan belajar dan juga tidak menyerah.

Aku pernah merasa sulit untuk menjauh dari seseorang bernama "Dia", namun dengan kesungguhanku dan kesabaran "calon imamku" dan pasti karena kasih sayang Allah padaku, akhirnya aku bisa melewati semua dengan mudah, bahkan sangat mudah dan akhirnya sampai dititik ini. dimana aku akan menjadi "ny. lukman" beberapa bulan lagi (inshaa allah).

Namun beberapa hari ini, aku mendengar berita tidak baik darinya, seseorang yang bernama "Dia" kembali kejaln hitam, aku sedih. aku hawatir kesedihanku ini akan menjadi goncangan untuk hubunganku dengan "calon imamku". aku takut itu terjadi.

Seseorang lagi yang bernama "Nisa", sebut saja begitu. dia sering memberi kabar tentang "Dia", kedekatan Nisa dan Dia mau tidak mau menyeretku kedalamnya, ya meskipun hanya sebagai pendengar. tapi terkadang itu membuatku merasa tidak nyaman. bagaimanapun masih ada ketakutan kalau kalau aku akan merasa apa yang dulu kurasakan. bukan hanya karena aku tidak ingin menyakiti "calon suamiku" tapi lebih dari itu, aku ingin lebih menjaga hatiku, cukup dulu aku merasakan hal yang menurutku menyakitkan, jatuh cinta sendiri dan itu sakit.

Setidaknya untuk sekarang, sedikitpun aku tidak ingin tahu tentang "Dia", sama sekali. sungguh aku sangat ingin merasa netral (kembali), tidak merasa terganggu oleh siapapun dan hal apapun. mengetahui kabar tentangnya sama saja dengan mencongkel luka yang telah mengering. cukup ku kirimkan do'a untuk "Dia" agar segera kembali ke jalan Allah, jalan yang benar, jalan yang baik. ditetapkan iman islam dan semoga bisa menjalin slaturrahmi kembali dengan baik, dengan Ridho Allah dan dengan Ridho suamiku (nanti). aamiin.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam
Allahumma Sholli'alaa Sayyidinaa Muhammad

Ya Allah, Tuhan yang Maha Rohman. yang Maha Membolak-balik hati
Aku yang telah berniat menyerahkan seluruh cintaku dijalan-Mu
Aku mohon ketetapan hati untuk tetap berada dijalan yang Engkau ridhoi

Dengan ini, aku meminta kepada-Mu
Netralkan hatiku dari penyakit hati yang tanpa sadar sudah mengendap lama

Allah yang Maha Bijaksana, non-aktifkan semua indraku untuk hal yang bukan hak, jauhkan keinginan untuk mengaktifkannya kembali
Aku tidak ingin ada hal yang menjadi penghalang ke-Ridhoan-Mu

Jika silaturrahmi yang telah kujali dengan "dia" berdampak tidak baik
Aku mohon jadikan baik, karena Allah yang Maha Baik
Jika silaturrahmi yang terjalin melukai hati orang lain
Lapangkan hati orang tersebut agar bisa menerima jalan-Mu

Allah Yang Maha Cinta, tetapkan hatiku pada orang yang kelak menjadi suamiku
Pantaskan kami untuk bersama agar bisa melaksanakan sunnah Rasul-Mu
Agar sempurna agama kami,
Jadikan kami manusia yang istiqomah dijalan-Mu.

Jadikan keluarga kami nanti menjadi keluarga yang Engkau Ridhoi, keluarga yang , berikan kami keturunan yang sholeh dan sholehah, yang kelak di yaumil akhir bisa memakaikan mahkota diatas kepala kami karena dapat menghafal al-qur'an-Mu.

wa shalallaahu 'alaa khoairi khalqihi muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii ajma'iina wal hamdu lillahi rabbil-'aalamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar